Samosir, Redaksisatu.Id.batubara — Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk menghadiri Rapat Koordinasi Asosiasi Wakil Kepala Daerah Indonesia (ASWAKADA) Wilayah Sumatera Utara di D Heritage, Grand City Hall Hotel Medan, Jumat (23/10/2026). Kehadiran Ariston didampingi istrinya, Ny. Kennauli A. Sidauruk.
Rapat koordinasi ini digelar untuk memperkuat komunikasi dan sinergi ant wakil kepala daerah dalam menjalankan tugas pemerintahan serta mendukung program pembangunan di masing-masing kabupaten dan kota di Sumatera Utara.
Selain menjadi ajang silaturahmi, pertemuan tersebut juga menjadi ruang bertukar informasi, berbagi pengalaman, dan membahas berbagai tantangan dalam penyelenggaraan pemerintahan daerah.
Ariston Tua Sidauruk menyambut baik terbentuknya ASWAKADA sebagai wadah komunikasi bagi para wakil kepala daerah. Menurutnya, forum tersebut penting untuk memperluas wawasan, membangun kerja sama, serta mencari solusi atas persoalan yang dihadapi dalam menjalankan tugas pemerintahan.
“Pertemuan ini sangat baik untuk kita saling mengenal, bertukar informasi dan pengalaman. Kita memiliki tugas dan tanggung jawab masing-masing, sehingga komunikasi dan sinergi menjadi hal yang sangat penting,” ujar Ariston.
Ia menegaskan, sebagai Wakil Bupati Samosir, dirinya berkomitmen mendukung program pembangunan yang telah ditetapkan bersama Bupati Samosir. Menurutnya, keberhasilan pembangunan membutuhkan kerja sama yang kuat antara bupati dan wakil bupati, perangkat daerah, serta seluruh pemangku kepentingan.
“Bagi kami di Samosir, bagaimana posisi Wakil Bupati dapat memberikan dukungan maksimal kepada Bupati dalam menjalankan program pembangunan. Yang terpenting adalah bagaimana setiap tugas yang dipercayakan dapat kita jalankan dengan baik dan memberikan manfaat bagi masyarakat,” katanya.
Ariston berharap ASWAKADA dapat berkembang menjadi forum yang memberikan kontribusi nyata bagi pemerintahan daerah. Ia mendorong agar pertemuan serupa terus dilakukan untuk berbagi praktik baik, menyampaikan kendala, dan merumuskan solusi bersama.
Wakil Wali Kota Tanjungbalai Muhammad Fadly Abdina selaku panitia penyelenggara mengatakan, pertemuan perdana tersebut menjadi langkah penting untuk memperkuat komunikasi antarpimpinan daerah.
Ia berharap ASWAKADA dapat membantu para wakil kepala daerah meningkatkan kapasitas dan pemahaman mengenai peran mereka dalam mendukung program strategis pemerintah daerah.
“Ini merupakan pertemuan perdana. Kami mengapresiasi kehadiran para Wakil Kepala Daerah. Melalui wadah ini, kita berharap dapat semakin mantap memberikan dukungan terhadap pembangunan daerah serta membangun sinergi dengan kepala daerah,” ujarnya.
Sementara itu, Pengurus ASWAKADA yang juga Wakil Bupati Pakpak Bharat Mutsyuhito Solin menyoroti pentingnya kesadaran bersama antara kepala daerah dan wakil kepala daerah dalam menjalankan pemerintahan.
Menurutnya, perbedaan pandangan dan dinamika hubungan di antara pasangan kepala daerah dapat menjadi tantangan apabila tidak dikelola dengan baik. Karena itu, komunikasi dan kesadaran untuk menjalankan tanggung jawab masing-masing perlu terus diperkuat.
“ASWAKADA akan memberikan energi baru. Kita bisa saling berkomunikasi dan berbagi informasi. Yang paling penting adalah kesadaran dari masing-masing pihak untuk menjalankan perannya dan menjadi inovator dengan menggunakan hati nurani,” katanya.
Wakil Ketua Komisi XIII DPR RI Sugiat Santoso juga mengingatkan pentingnya menjaga hubungan kerja yang produktif antara kepala daerah dan wakil kepala daerah. Ia menilai, konflik internal dapat menghambat pelaksanaan program pembangunan dan mengurangi efektivitas pemerintahan.
Sugiat mendorong para wakil kepala daerah agar tetap berfokus pada kontribusi nyata bagi masyarakat. Jika belum memperoleh ruang yang luas dalam program strategis, mereka dapat memperkuat jejaring dan mencari peluang lain untuk mendukung pembangunan.
Ia juga mengajak para wakil kepala daerah di Sumatera Utara mengambil bagian dalam mendukung arah pembangunan nasional di bawah kepemimpinan Presiden Prabowo Subianto, termasuk dalam penguatan ketahanan pangan.
“Jangan habiskan waktu lima tahun dengan hal-hal yang tidak produktif. Apa yang bisa diperbuat, perbuatlah. Dengan posisi sebagai pemimpin daerah, maksimalkan peran sebagai wakil. Tuhan tidak akan tidur dan rakyat pasti akan melihat,” tegasnya.
Dalam kesempatan yang sama, Wali Kota Medan Rico Waas menekankan bahwa hubungan harmonis antara kepala daerah dan wakil kepala daerah merupakan salah satu faktor penting dalam mendukung kelancaran pembangunan.
Ia mengajak seluruh pasangan kepala daerah untuk membangun komunikasi yang terbuka, saling memahami, dan bersedia mendengarkan demi mencapai tujuan bersama.
“Antara kepala daerah dan wakil harus rukun, karena tujuan kita adalah pembangunan dan masyarakat,” ujarnya.
Pertemuan ASWAKADA Wilayah Sumatera Utara ini diharapkan dapat memperkuat jejaring dan koordinasi ant wakil kepala daerah, sekaligus mendorong terciptanya hubungan kerja yang solid dengan kepala daerah.
Melalui komunikasi dan kolaborasi yang berkelanjutan, para wakil kepala daerah diharapkan mampu menjalankan perannya secara optimal dalam mendukung program pembangunan serta meningkatkan manfaat kebijakan pemerintah bagi masyarakat. (Red/Rel).
Sumber: Dinas Kominfo Kabupaten Samosir.

