Brimob Aceh Gerak Cepat Tekan Debu, Jalan Utama Kualasimpang Disiram

Aceh Tamiang, Redaksisatu.Id.batubara — Brimob Aceh bergerak cepat menekan polusi debu dengan menyiram ruas jalan utama di wilayah Kualasimpang, Kabupaten Aceh Tamiang, Kamis (26/03/2026). Langkah ini dilakukan untuk meningkatkan kenyamanan dan kesehatan masyarakat pengguna jalan.

Penyiraman jalan dilakukan mulai pukul 10.30 WIB oleh personel Kompi 2 Batalyon B Pelopor Satuan Brimob Polda Aceh. Kegiatan difokuskan di Jalan Lintas Kota Kualasimpang dan Jalan Lintas Pajak Kota Kualasimpang, yang dikenal memiliki mobilitas kendaraan cukup tinggi.

Sebanyak tiga personel diterjunkan dalam kegiatan ini dengan menggunakan satu unit mobil AWC (Water Canon). Upaya ini menjadi langkah konkret untuk mengurangi debu yang kerap beterbangan dan mengganggu aktivitas warga.

Di tengah padatnya lalu lintas, polusi debu menjadi masalah yang dirasakan langsung oleh masyarakat. Penyiraman jalan ini dinilai sebagai solusi cepat dan efektif dalam menciptakan lingkungan yang lebih bersih dan sehat.

Komandan Satuan Brimob Polda Aceh, Kombes Pol. Zuhdi Batubara, S.I.K., menegaskan bahwa kegiatan ini merupakan bentuk pengabdian kepada masyarakat. Ia menyampaikan bahwa Brimob tidak hanya hadir saat kondisi darurat, tetapi juga melakukan langkah preventif yang bermanfaat langsung bagi warga.

“Kami ingin memastikan masyarakat merasa nyaman dan terlindungi, termasuk dari dampak polusi debu di jalan raya,” ujarnya.

Apresiasi datang dari warga setempat. Mulyadi (35) mengaku sangat terbantu dengan kegiatan tersebut karena debu di jalan berkurang sehingga aktivitas sehari-hari menjadi lebih nyaman.

Aksi ini menunjukkan komitmen Brimob Aceh dalam menjaga kualitas lingkungan sekaligus memberikan pelayanan yang humanis dan responsif kepada masyarakat. (Red/Rel).

Sumber: Tim Produksi Humas Korps Brimob Polri.

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news