Humbang Hasundutan — INALUM menyalurkan bantuan rehabilitasi bagi rumah ibadah yang terdampak banjir di Kabupaten Humbang Hasundutan, Sumatera Utara. Bantuan tersebut diberikan sebagai bentuk dukungan terhadap pemulihan fasilitas keagamaan pascabencana yang terjadi pada akhir November 2025.
Bantuan rehabilitasi gereja dari PT Indonesia Asahan Aluminium (INALUM) diserahkan kepada Bupati Humbang Hasundutan Dr. Oloan Paniaran Nababan, S.H., M.H., pada Kamis (05/03/2026). Selanjutnya bantuan tersebut akan diteruskan kepada gereja-gereja yang mengalami kerusakan akibat bencana banjir.
Program ini dilaksanakan melalui kolaborasi antara INALUM dan Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan yang sebelumnya telah melakukan koordinasi dengan pihak gereja penerima manfaat.
Bupati Humbang Hasundutan Oloan Paniaran Nababan menyampaikan apresiasi dan rasa terima kasih atas perhatian yang diberikan oleh INALUM kepada masyarakat di daerahnya.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan dan seluruh masyarakat, kami menyampaikan terima kasih kepada INALUM atas kepedulian dan dukungannya. Bantuan ini menunjukkan bahwa nilai kebersamaan dan solidaritas masih sangat kuat dalam kehidupan bermasyarakat,” ujar Bupati.
Bantuan rehabilitasi tersebut diberikan kepada tiga gereja yang terdampak banjir, yaitu HKBP Panggunggungan, HKI Jagapayung, dan GKLI Bantoon.
Mewakili penerima bantuan, Pendeta HKI Jagapayung Pdt. Timbul Barita Sitorus menyampaikan rasa syukur dan terima kasih atas bantuan yang diberikan oleh INALUM serta Pemerintah Kabupaten Humbang Hasundutan.
“Kami berterima kasih kepada INALUM yang telah memberikan perhatian kepada gereja-gereja yang terdampak bencana, bahkan turun langsung ke lapangan untuk melakukan survei. Bantuan ini akan kami manfaatkan sebaik-baiknya untuk memperbaiki gereja dan mendukung kenyamanan jemaat dalam beribadah,” ujarnya.
Bagi INALUM, pemberian bantuan rehabilitasi ini memiliki makna penting karena rumah ibadah tidak hanya berfungsi sebagai tempat berdoa, tetapi juga menjadi pusat kegiatan spiritual serta tempat berkumpulnya masyarakat.
Perusahaan menilai pemulihan kondisi gereja sangat penting agar jemaat dapat kembali menjalankan kegiatan ibadah serta pelayanan keagamaan secara normal.
Kepala Departemen CSR INALUM, Zainuddin Iqbal Sidabutar, menjelaskan bahwa bantuan tersebut merupakan bagian dari komitmen tanggung jawab sosial perusahaan untuk mendukung masyarakat di wilayah operasional dan sekitarnya.
“Kami turut prihatin atas musibah yang menimpa saudara-saudara kita di Humbang Hasundutan. INALUM berkomitmen untuk terus mendampingi masyarakat, tidak hanya pada masa tanggap darurat, tetapi juga dalam tahap rehabilitasi pascabencana. Semoga bantuan ini dapat meringankan beban jemaat dan membantu mempercepat proses pemulihan,” kata Zainuddin.
Bantuan rehabilitasi gereja ini merupakan bagian dari komitmen perusahaan dalam mendukung proses pemulihan pascabencana yang terjadi pada November 2025.
Pada akhir November 2025, banjir bandang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Humbang Hasundutan akibat curah hujan tinggi yang menyebabkan sungai meluap dan memicu longsor di beberapa titik.
Bencana tersebut mengakibatkan kerusakan rumah warga, fasilitas umum, serta sejumlah rumah ibadah. Bahkan sebagian masyarakat sempat mengungsi dan menjalani masa pemulihan pascabencana.
Dengan adanya bantuan rehabilitasi ini, diharapkan gereja-gereja yang terdampak dapat kembali digunakan oleh jemaat sehingga kegiatan ibadah dan kehidupan sosial masyarakat dapat kembali berjalan dengan normal. (SH).
Sumber: Corcom PT. Inalum.


