Jembatan Aramco Wampu Rampung, Akses Warga Langkat Kini Lebih Lancar

Langkat, Redaksisatu.Id.Batubara — Jembatan Aramco Wampu resmi rampung setelah dikerjakan oleh jajaran TNI dari Kodim 0203/Langkat. Infrastruktur sepanjang 12 meter ini kini menghubungkan Dusun V Expedit dengan Dusun VI Ladangan di Desa Kebun Balok, Kecamatan Wampu, Kabupaten Langkat, Sumatera Utara, dan dinyatakan selesai 100 persen pada Senin (13/04/2026).

Jembatan Aramco Wampu dibangun untuk memperkuat akses transportasi masyarakat. Kehadiran jembatan ini diharapkan mampu mempermudah mobilitas warga sekaligus mendukung aktivitas ekonomi di wilayah tersebut.

Pengerjaan jembatan dilakukan oleh personel TNI dengan melibatkan total 15 orang dari berbagai unsur, termasuk Zidam I/Bukit Barisan, Koramil, dan Babinsa. Seluruh tahapan pembangunan dilaksanakan secara bertahap hingga mencapai penyelesaian penuh.

wampu

Pada tahap akhir, pekerjaan difokuskan pada pengecatan badan jembatan serta perapian area sekitar lokasi. Jembatan ini memiliki panjang 12 meter dan lebar 3 meter, sehingga dapat digunakan untuk menunjang lalu lintas warga secara lebih aman dan nyaman.

Proses pembangunan sempat menghadapi kendala cuaca hujan. Meski demikian, pekerjaan tetap berjalan optimal hingga selesai sesuai target. Berbagai material konstruksi seperti semen, pasir, batu koral, besi, dan perlengkapan lainnya dimanfaatkan secara maksimal selama proses pembangunan.

Kapendam I/Bukit Barisan Asrul Kurniawan Harahap menyampaikan bahwa selesainya pembangunan jembatan ini merupakan bentuk nyata kepedulian TNI Angkatan Darat terhadap masyarakat.

wampu

“Kehadiran jembatan ini diharapkan dapat memperlancar akses transportasi warga, mendukung aktivitas perekonomian, serta meningkatkan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya.

Pembangunan ini menjadi salah satu upaya konkret TNI dalam membantu mengatasi kesulitan masyarakat di daerah, khususnya dalam hal infrastruktur dasar yang berdampak langsung pada kehidupan sehari-hari. (Red/Rel).

Sumber: Pendam I/BB

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news