Kekompakan dan Sinergitas Modal Keutuhan Parsadaan Pomparan Tungkir Raja Indonesia

Medan l Redaksisatu.Id.batubara

Setelah terpilih menjadi Ketua Parsadaan Pomparan Tungkir Raja Indonesia (PPTRI) Periode 2025–2030, Sahata Marlen Situngkir Sabtu siang (30/08/2025), dilantik bersama Pengurus lainnya di Orchid Room Catholic Center Jalan Mataram Kota Medan. Acara Pelantikan tersebut digelar cukup meriah.

Adapun Pengurus PPTRI yang dilantik, yaitu: Sahata Marlen Situngkir sebagai Ketua Umum, Bukit Tua Silalahi sebagai Sekretaris Umum, Ganda Silalahi sebagai Bendahara Umum dan unsur pengurus lainya . Kegiatan Pelantikan
dipandu oleh Dewan Penasehat Drs. Martua Situngkir. Ak, Dewan Pengawas Ir. Johannes Situngkir yang turut
didampingi Dewan Pakar Prof. Sihol Situngkir.

Setelah pembacaan SK, acara Pelantikan dilanjutkan dengan penyerahan ulos, tongkat, dan bendera pataka yang di serahkan oleh Dewan Pengawas, Dewan Penasehat, Dewan Pakar serta Raja Turpuk yakni Marasil Situngkir. Penyerahan tersebut sebagai simbol amanah kepemimpinan .

Kegiatan Pelantikan berlangsung dalam suasana penuh kekeluargaan yang dihadiri ratusan keluarga besar marga Situngkir dari berbagai daerah di Sumatera Utara.

Mengawali sambutannya, Drs. Martua Situngkir, Ak., berharap semua yang di amanahkan mampu membawa dan menjaga kekompakan, bersinergi dalam persaudaraan marga Situngkir di seluruh Indonesia. “Kekompakan marga adalah modal penting untuk memajukan organisasi ini”, Ucap Drs. Martua Situngkir di hadapan peserta yang hadir .

Di tempat yang sama, Sahata Marlen Situngkir menyampaikan ungkapan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan . Ia nya dan seluruh pengurus berkomitmen membawa PPTRI jadi wadah kebersamaan sekaligus sarana peningkatan kualitas hidup keluarga besar Situngkir. “Junjung tinggi adat istiadat Batak yang mengedepankan kepentingan bersama, mendukung kuat di segala bidang kehidupan, baik itu pendidikan, kesehatan, ekonomi, maupun bidang bidang lainnya. Dengan kerja nyata yang dibarengi semangat kebersamaan,
diyakini dapat membuat organisasi inisukses,” Beber Marlen .

Lebih lanjut Marlen memaparkan, saat ini terdapat 18.000 anggota marga Situngkir yang terdata di seluruh Indonesia. “Saya tekankan dengan membangun komunikasi dan koordinasi, kebutuhan dan harapan anggota akan dapat diwujudnyatakan.” ucapnya tegas .

Mengakhiri sambutannya, Marlen memberikan SK pengangkatan koordinator wilayah (Korwil) di berbagai daerah, mulai dari Sumatera, Jawa, Kalimantan, Sulawesi hingga Papua. (RSB.15/Red).

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news