Latsar CPNS Kota Sungai Penuh Resmi Ditutup, Wawako Azhar Hamzah Tuntut Keikhlasan Mengabdi

Jambi, Redaksisatu.Id.batubara — Latsar CPNS Kota Sungai Penuh secara resmi telah ditutup oleh Wakil Wali Kota Sungai Penuh, Azhar Hamzah. Acara penutupan Pelatihan Dasar Calon Pegawai Negeri Sipil untuk lingkungan Pemerintah Kota Sungai Penuh Tahun 2026 ini diselenggarakan di Gedung BPSDMD Provinsi Jambi pada Minggu, 7 Juni 2026.

Agenda penutupan Latsar CPNS Kota Sungai Penuh ini dihadiri oleh jajaran fungsionaris BPSDM Provinsi Jambi, para widyaiswara, serta tim pelatih Fisik Mental Disiplin (FMD) dari unsur TNI. Selain itu, tampak hadir pula Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Kota Sungai Penuh, Affan, SE., M.M.

Berdasarkan laporan resmi dari pihak penyelenggara acara, jumlah total peserta yang mengikuti pelatihan ini adalah sebanyak 195 orang CPNS. Seluruh peserta tersebut dibagi ke dalam dua gelombang pendaftaran dan kini semuanya dinyatakan lulus setelah melewati seluruh tahapan pembelajaran serta ujian di dalam diklat.

cpns

Wakil Wali Kota Azhar Hamzah dalam pidatonya memberikan apresiasi yang tinggi kepada semua unsur yang terlibat dalam menyukseskan program ini. Pemerintah daerah berterima kasih kepada pihak BPSDM Provinsi Jambi dan BKPSDM Kota Sungai Penuh karena telah mengelola pelatihan dengan baik demi mencetak aparatur yang profesional.

Ucapan terima kasih juga dialamatkan kepada para widyaiswara, pelatih disiplin, pengasuh, serta mentor yang telah mendampingi peserta selama masa karantina. Dedikasi para pengajar dinilai sangat berharga dalam membentuk karakter dasar para abdi negara yang berintegritas dan tangguh.

Para alumni pelatihan ini diposisikan sebagai generasi muda potensial yang memegang peran penting bagi masa depan birokrasi daerah. Pemerintah daerah menaruh harapan besar di pundak para peserta untuk membawa pembaruan menuju sistem administrasi yang modern dan berorientasi pada pelayanan publik.

cpns

Setiap peserta diminta untuk segera menanamkan dan mempraktikkan nilai dasar core values aparatur sipil negara di tempat kerja mereka masing-masing. Wawako menekankan bahwa menjadi pegawai pemerintah bukan sekadar mencari nafkah, melainkan sebuah panggilan suci untuk melayani kepentingan masyarakat.

Aparatur yang baru ini dituntut untuk memiliki kerendahan hati, bersikap cepat tanggap terhadap keluhan warga, serta pandai menjaga wibawa instansi. Integritas dan etika moral harus dikedepankan agar citra pemerintah daerah di mata publik tetap terjaga dengan baik.

Melalui berakhirnya masa diklat ini, para peserta diharapkan langsung bekerja nyata di unit penempatan masing-masing secara berkelanjutan. Penguasaan materi yang didapat selama masa pelatihan harus diwujudkan dalam bentuk inovasi pelayanan yang mempermudah urusan masyarakat luas. (Red/Rel).

Sumber: Dinas Kominfo Kota Sungai Penuh.

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news