Toba, Redaksisatu.Id.batubara — Supervisi PKK Toba menjadi langkah strategis dalam meningkatkan kualitas program pemberdayaan keluarga di daerah. Kegiatan ini dihadiri langsung oleh Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, yang mewakili Bupati Toba dalam agenda supervisi Tim Penggerak PKK Provinsi Sumatera Utara.
Kegiatan berlangsung di Balai Data Kantor Bupati Toba, Rabu, 15 April 2026, dengan melibatkan seluruh jajaran TP PKK mulai dari tingkat kabupaten, kecamatan, hingga desa. Fokus utama kegiatan ini adalah peningkatan kinerja kader, pembenahan administrasi, serta evaluasi pelaksanaan 10 Program Pokok PKK secara menyeluruh.
Ketua TP PKK Kabupaten Toba, Astita Effendi Napitupulu, dalam sambutannya menegaskan bahwa seluruh jajaran PKK siap menjalankan program secara terpadu dan berkelanjutan. Ia menekankan bahwa gerakan PKK tidak hanya sebatas kegiatan formal, tetapi harus mampu menyentuh langsung kehidupan keluarga sebagai unit terkecil dalam pembangunan.
Sebagai bentuk implementasi nyata, TP PKK Kabupaten Toba menetapkan empat desa dan satu kecamatan sebagai wilayah binaan tahun 2026. Penetapan ini bertujuan menjadikan wilayah tersebut sebagai pusat inovasi dan pembelajaran program unggulan PKK yang dapat direplikasi di daerah lain.
Desa Simanobak di Kecamatan Silaen ditetapkan sebagai contoh tertib administrasi PKK berbasis digital. Desa Jonggi Manulus di Kecamatan Parmaksian difokuskan pada program pola asuh anak dan remaja dengan pendekatan kasih sayang untuk memperkuat ketahanan keluarga.
Selanjutnya, Desa Sigaol Timur di Kecamatan Uluan dikembangkan sebagai pusat usaha peningkatan pendapatan keluarga melalui optimalisasi potensi lokal. Desa Tangga Batu Barat di Kecamatan Tampahan menjadi percontohan program pemanfaatan pekarangan dalam mendukung ketahanan pangan keluarga.

Sementara itu, Kecamatan Balige ditunjuk sebagai wilayah unggulan dalam peningkatan kesehatan perempuan melalui program pemeriksaan IVA Test sebagai upaya deteksi dini dan peningkatan kesadaran kesehatan reproduksi.
Astita menjelaskan bahwa seluruh wilayah binaan tersebut dirancang tidak hanya sebagai objek pembinaan, tetapi sebagai model pembangunan berbasis keluarga yang terintegrasi dan berdampak nyata. Ia berharap melalui kegiatan supervisi ini akan muncul penyempurnaan program serta semangat baru bagi kader PKK di semua tingkatan.
Wakil Bupati Toba, Audi Murphy O. Sitorus, menegaskan komitmen pemerintah daerah dalam mendukung penuh program PKK, khususnya dalam menghadapi lomba tingkat Provinsi Sumatera Utara tahun 2026. Ia menilai supervisi ini memiliki peran penting sebagai sarana evaluasi sekaligus penguatan kelembagaan PKK di tingkat desa.
Menurutnya, keberhasilan program PKK membutuhkan sinergi antara TP PKK dan seluruh perangkat daerah. Ia menekankan pentingnya kolaborasi yang berkelanjutan dari tingkat desa hingga kabupaten agar program yang dijalankan dapat berjalan optimal dan sejalan dengan visi pembangunan daerah.
Audi Murphy juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh kader PKK yang telah menunjukkan dedikasi dan kerja keras dalam memberdayakan masyarakat. Ia berharap kegiatan supervisi ini dapat menghasilkan rekomendasi yang konstruktif untuk meningkatkan kualitas program PKK di Kabupaten Toba ke depan.
Sebagai bentuk penghormatan, Wakil Bupati Toba bersama Sekretaris Daerah Paber Napitupulu, Ketua TP PKK Kabupaten Toba, serta jajaran lainnya melakukan penyematan ulos kepada tim supervisi Provinsi Sumatera Utara.
Kegiatan ini turut dihadiri oleh tim supervisi provinsi, antara lain Ruhyat, Budi Prayogi, Boya Yanti Gultom, dan Febyriani Dwi Triyanti, serta pimpinan perangkat daerah, camat, dan pengurus TP PKK dari berbagai tingkatan.
Dengan adanya kegiatan ini, diharapkan implementasi program PKK di Kabupaten Toba semakin kuat, terarah, dan mampu memberikan dampak nyata bagi kesejahteraan keluarga serta masyarakat secara luas. (Red/Rel).
Sumber: Dinas Kominfo Kabupaten Toba.

