Jumhur Siapkan Program Lingkungan, Soroti Darurat Sampah Nasional

Jakarta, Redaksisatu.id Batubara — Aktivis buruh Jumhur Hidayat mengaku telah menyiapkan sejumlah program prioritas apabila dirinya dilantik menjadi Menteri Lingkungan Hidup oleh Presiden Prabowo Subianto dalam reshuffle kabinet.

Hal itu disampaikan Jumhur saat hadir di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta, Senin (27/4/2026). Ia menyebut persoalan sampah menjadi salah satu fokus utama yang harus segera ditangani pemerintah.

Menurut Jumhur, tugas Kementerian Lingkungan Hidup sangat besar dan membutuhkan kerja keras untuk menyelesaikan berbagai persoalan lingkungan yang saat ini dihadapi Indonesia.

“Menteri LHK banyak tugas dan harus kita tuntaskan dengan kerja keras. Yang paling di depan mata soal sampah. Selain itu, kita juga harus mengikuti isu dan kesepakatan internasional secara bertahap,” ujar Jumhur kepada wartawan.

Dalam kesempatan itu, Jumhur hadir bersama istri dan anaknya. Ia tampak mengenakan jas hitam dan dasi biru muda seperti sejumlah tokoh lain yang turut hadir menjelang agenda pelantikan di Istana Negara.

Meski telah menyiapkan program kerja, Jumhur mengaku belum mengetahui secara pasti posisi yang akan dipercayakan kepadanya dalam reshuffle kabinet pemerintahan Presiden Prabowo.

“Ya hadir karena ada pelantikan. Pelantikan apanya belum tahu,” katanya singkat.

Selain Jumhur, sejumlah tokoh nasional juga terlihat hadir di Kompleks Istana Kepresidenan. Mereka di antaranya Dudung Abdurachman, Kepala Staf Presiden M Qodari, Menteri Lingkungan Hidup Hanif Faisol, mantan Kepala Kantor Komunikasi Kepresidenan Hasan Nasbi, serta mantan Menteri Pelindungan Pekerja Migran Indonesia Abdul Kadir Karding.

Namun, para tokoh tersebut kompak tidak memberikan penjelasan rinci terkait jabatan yang akan mereka emban usai pelantikan.

Dalam kesempatan terpisah, Dudung Abdurachman mengungkapkan bahwa dirinya mendapat panggilan dari Sekretaris Kabinet Teddy untuk menghadiri persiapan pelantikan di Istana.

“Ya tadi ditelepon Letkol Teddy, Seskab, persiapan ke Istana untuk geladi dan pelantikan. Nanti kita lihat sebagai apa,” ujar Dudung.

Hingga kini, belum ada pengumuman resmi dari pihak Istana mengenai posisi para tokoh yang hadir dalam agenda pelantikan tersebut. (Red/Rel).

Trending Topic

Etnografi Reflektif

Etnografi Budaya Hewan

TINGGALKAN KOMENTAR

Silakan masukkan komentar anda!
Silakan masukkan nama Anda di sini

[democracy id="2"]

Related news