Medang Deras, Redaksisatu.Id.Batubara – Revitalisasi bangunan dan sarana prasarana SMA Negeri 1 Medang Deras, Kabupaten Batu BaraBatu Bara, mendapat pengawasan dari fasilitator Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah serta unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam).
Kepala SMA Negeri 1 Medang Deras, Ratna Dewi, S.Pd., pada Senin (19/10/2026) menegaskan bahwa material yang digunakan dalam pembangunan harus berkualitas tinggi dan sesuai dengan spesifikasi dalam Rencana Anggaran Biaya (RAB).
Ia meminta seluruh pihak yang terlibat dalam pengerjaan tidak mengurangi kualitas maupun spesifikasi material yang telah ditetapkan.
“Kami tegaskan, material harus nomor satu, tidak boleh dikurangi. Semua sesuai RAB,” ujar Ratna Dewi.
Pengawasan Libatkan Fasilitator, Polsek, dan Koramil
Pengawasan revitalisasi SMA Negeri 1 Medang Deras melibatkan Dr. Sutrisno, S.T., M.T., fasilitator dari Universitas Negeri Medan (Unimed) yang disebut ditunjuk oleh Kementerian Pendidikan Dasar dan Menengah RI.
Selain itu, pemantauan juga melibatkan Kapolsek Medang Deras, AKP Alfander H. Sagala, dari Polres Batu Bara, serta Danramil 01/Medang Deras, Kapten Cek Parwono, dari Kodim 0208/Asahan.
Menurut Ratna Dewi, keterlibatan berbagai unsur tersebut diharapkan membantu memastikan pengerjaan berjalan sesuai ketentuan dan spesifikasi teknis yang telah ditetapkan.
Ia mengapresiasi pemantauan yang dilakukan fasilitator dan unsur TNI-Polri. Menurutnya, pengawasan tersebut mendorong pihak yang mengerjakan proyek agar lebih teliti dan profesional.
Spesifikasi Bangunan Jadi Perhatian
Ratna menjelaskan bahwa pemantauan teknis diperlukan untuk memastikan bagian-bagian bangunan, mulai dari pondasi, besi, semen, hingga tahap penyelesaian akhir atau finishing, sesuai dengan RAB dan gambar kerja.
Ia juga mengingatkan seluruh pihak yang terlibat dalam pembangunan agar bekerja secara jujur, menggunakan material sesuai spesifikasi, dan menyelesaikan pekerjaan tepat waktu.
“Bekerja dengan jujur, pakai material terbaik dan selesaikan tepat waktu. Karena ini diawasi langsung oleh Unimed, Polsek dan Koramil,” ungkap Ratna Dewi.
Pengawasan tersebut diharapkan dapat membantu menjaga kualitas pembangunan sehingga fasilitas sekolah dapat digunakan untuk mendukung kegiatan belajar mengajar.
Pekerja Sebut Pemeriksaan Dilakukan Secara Detail
Salah seorang pekerja menyampaikan bahwa pengawasan langsung membuat proses pengerjaan lebih terarah. Ia menyebut pemeriksaan dilakukan secara terperinci, termasuk terhadap adukan semen dan ukuran besi.
“Enak diawasi langsung begini Bu, jadi jelas maunya. Dari Unimed sangat detail cek adukan semen sama ukuran besi,” ujarnya.
Melalui pengawasan tersebut, revitalisasi SMA Negeri 1 Medang Deras diharapkan menghasilkan bangunan yang kokoh, aman, dan nyaman bagi warga sekolah.
Namun, kualitas akhir bangunan tetap perlu dilihat berdasarkan kesesuaian hasil pekerjaan dengan spesifikasi teknis dan RAB yang telah ditetapkan. (Zul).

