Samosir, Redaksisatu.Id.batubara — Pemerintah Kabupaten (Pemkab) Samosir menargetkan pertumbuhan ekonomi mencapai 5,64–5,98 persen pada 2027. Target tersebut disampaikan Wakil Bupati Samosir Ariston Tua Sidauruk saat menyampaikan Nota Pengantar Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (R-APBD) Kabupaten Samosir Tahun Anggaran 2027 dalam rapat paripurna DPRD, Senin (26/10/2026).
Dalam rancangan tersebut, pendapatan daerah direncanakan mencapai Rp737,48 miliar lebih, sedangkan belanja daerah sebesar Rp734,48 miliar lebih. Dengan proyeksi tersebut, Pemkab Samosir memperkirakan surplus anggaran sekitar Rp3 miliar.
Nota pengantar R-APBD disampaikan Ariston dalam rapat paripurna yang berlangsung di Gedung DPRD Kabupaten Samosir. Rapat dipimpin Ketua DPRD Nasip Simbolon, didampingi Wakil Ketua DPRD Sarhockel Tamba, setelah dinyatakan memenuhi kuorum.
Rapat tersebut turut dihadiri Sekretaris Daerah Kabupaten Samosir Marudut Tua Sitinjak, Kasat Intel Polres Samosir, Danramil Pangururan, para staf ahli bupati, asisten, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Immanuel Sitanggang, pimpinan perangkat daerah, serta para camat.
R-APBD 2027 Prioritaskan Kesejahteraan Masyarakat
Dalam nota pengantarnya, Ariston menyampaikan apresiasi kepada pimpinan dan anggota DPRD atas dukungan dalam penyelenggaraan pemerintahan serta proses penyusunan APBD 2027.
Ia menegaskan, penyusunan anggaran daerah merupakan tahapan penting yang membutuhkan kerja sama antara pemerintah daerah dan DPRD. Proses tersebut juga menjadi bagian dari pertanggungjawaban pemerintah dalam mengelola keuangan daerah untuk kepentingan masyarakat.
Menurut Ariston, R-APBD 2027 disusun untuk mendukung penyelenggaraan pemerintahan, peningkatan pelayanan publik, pemberdayaan masyarakat, dan pembangunan daerah sesuai ketentuan peraturan perundang-undangan.
Namun, ia mengakui keterbatasan kemampuan keuangan daerah membuat belum seluruh usulan pembangunan dapat diakomodasi.
Karena itu, pemerintah daerah berupaya mengoptimalkan sumber daya yang tersedia dengan memprioritaskan peningkatan kesejahteraan masyarakat, penurunan angka kemiskinan dan pengangguran, peningkatan kualitas serta kuantitas infrastruktur, dan pengurangan kesenjangan pembangunan antarwilayah.
“Dengan kebersamaan serta komitmen yang sama, kita optimistis indikator makro ekonomi Tahun 2027 dapat tercapai dengan baik,” kata Ariston.
Ini Target Ekonomi dan Pembangunan Samosir 2027
Pemkab Samosir menetapkan sejumlah target indikator makro ekonomi untuk 2027. Pertumbuhan ekonomi ditargetkan berada pada kisaran 5,64–5,98 persen, sedangkan produk domestik regional bruto (PDRB) per kapita diproyeksikan mencapai Rp64,91 juta.
Kontribusi PDRB Kabupaten Samosir ditargetkan sebesar 0,53 persen. Sementara itu, tingkat kemiskinan diharapkan turun ke kisaran 9,50–10,00 persen.
Pemerintah daerah juga menargetkan perbaikan pemerataan pendapatan yang tercermin dalam Rasio Gini dari 0,234 menjadi 0,232 poin. Indeks Pembangunan Manusia (IPM) ditargetkan berada pada kisaran 76,48–77,65 poin.
Pada sektor ketenagakerjaan, Tingkat Pengangguran Terbuka ditargetkan turun ke kisaran 0,63–0,72 persen.
Selain itu, Pemkab Samosir menargetkan penurunan intensitas emisi gas rumah kaca sebesar 166.984,24 ton CO₂eq serta Indeks Kualitas Lingkungan Hidup sebesar 77,72 poin.
Target-target tersebut menjadi bagian dari arah kebijakan pembangunan daerah yang mencakup aspek ekonomi, kesejahteraan sosial, ketenagakerjaan, dan lingkungan hidup.
Pendapatan Daerah Diproyeksikan Rp737,48 Miliar
Dari sisi keuangan daerah, R-APBD Kabupaten Samosir Tahun Anggaran 2027 direncanakan memiliki pendapatan sebesar Rp737,48 miliar lebih dan belanja sebesar Rp734,48 miliar lebih.
Selisih antara pendapatan dan belanja tersebut menghasilkan surplus sekitar Rp3 miliar. Surplus itu direncanakan untuk pembiayaan daerah, dengan target Sisa Lebih Pembiayaan Anggaran (SiLPA) tahun berkenaan sebesar nihil.
Ariston berharap pembahasan bersama DPRD dapat menghasilkan kebijakan anggaran yang tepat sasaran dan sesuai kebutuhan masyarakat.
“Kami berharap pembahasan R-APBD bersama DPRD dapat menghasilkan kebijakan anggaran yang tepat sasaran dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat guna mewujudkan visi pembangunan Kabupaten Samosir, yaitu Samosir Unggul, Inklusif dan Berkelanjutan,” tutup Ariston.
Ketua DPRD Tekankan Perencanaan yang Matang
Sementara itu, Ketua DPRD Kabupaten Samosir Nasip Simbolon berharap seluruh program dan kegiatan yang direncanakan dalam APBD 2027 disusun melalui perencanaan yang baik, matang, dan komprehensif.
Ia menekankan pentingnya mengutamakan kebutuhan masyarakat agar pelaksanaan program pembangunan dapat berjalan efektif dan target yang telah ditetapkan bisa tercapai secara optimal.
Penyampaian nota pengantar R-APBD tersebut menjadi bagian dari proses pembahasan anggaran antara Pemkab Samosir dan DPRD. Melalui pembahasan tersebut, kedua pihak diharapkan dapat menyepakati kebijakan anggaran yang mendukung pembangunan daerah serta peningkatan kesejahteraan masyarakat pada 2027. (Red/Rel).
Sumber: Dinas Kominfo Kabupaten Samosir.

