Sumatera Selatan l Redaksisatu.Id.batubara
Wakil Kepala BPS, Sonny Harry Budiutomo Harmadi didampingi Bupati Ogan Komering Ulu, Teddy Meilwansyah meluncurkan Pemanfaatan Output Desa Cinta Statistik (Desa Cantik) di Desa Lubuk Batang Baru (20/8). Turut hadir pada acara launching tersebut, yaitu: Direktur Statistik Ketahanan Sosial BPS, Nurma Midayanti dan Kepala BPS Provinsi Sumatera Selatan (Sumsel), Moh. Wahyu Yulianto.
Dari kegiatan Desa Cantik yang digagas BPS di Desa Lubuk Batang Baru, lahirlah “Desapedia”, inovasi layanan untuk memudahkan administrasi desa serta meningkatkan pendapatan desa melalui pemanfaatan potensi ekonomi digital. Dalam sambutannya, Sonny menegaskan Desa Cantik ini sebagai awal penerapan inovasi Pemerintah Desa yang mendorong masyarakat lebih sejahtera melalui data.

Terdapat beberapa kegiatan yang dilakukan Wakil Kepala BPS dalam kunjungan kerjanya selama dua hari di Sumsel. Sonny bertemu dengan Gubernur Sumsel, Herman Deru di Istana Gubernur Griya Agung. Dalam pertemuan tersebut, Herman mendukung kegiatan pemutakhiran Data Tunggal Sosial dan Ekonomi Nasional serta pelaksanaan Sensus Ekonomi 2026 di wilayah Sumsel.
Sonny juga mengunjungi dan berdialog bersama siswa Sekolah Rakyat Menengah Atas (SRMA) 8 Kabupaten Ogan Ilir didampingi oleh Wakil Bupati Ogan Ilir, H. Ardani dan Kepala Dinas Sosial Ogan Ilir, Heriyanto. Selain meninjau dan memastikan operasional pelaksanaan SRMA berjalan dengan baik, ia juga memberikan motivasi kepada para siswa untuk terus belajar dan mengejar cita-citanya.

“Generasi Cerdas Data: Dari Kampus untuk Indonesia” menjadi tajuk kuliah umum yang diberikan Wakil Kepala BPS kepada mahasiswa Fakultas Ekonomi Universitas Sriwijaya. Dalam kuliah umum yang juga dihadiri Dekan Fakultas Ekonomi, Prof. Azwardi, Sonny menyampaikan pentingnya data statistik untuk penopang riset dan acuan pengambil kebijakan. Ia juga menekankan pentingnya continuous learning dan perlunya softskill bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi di dunia kerja. (Red/Rel).

